Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Tentang: Jauharul Iman

Situs web
http://jauharuliman.wordpress.com
Detil
I. Pendahuluan Tilawah Al Qur’an adalah bentuk amal ibadah yang paling mudah mendapatkan banyak pahala kebaikan dari Allah SWT. Sepuluh kebaikan dijanjikan oleh Rasulullah Muhammad SAW. bila membaca satu huruf dan bagi yang mahir dalam membacanya akan bersama para malaikat yang mulia. Orang mu’min yang gemar membaca Al Qur’an juga diibaratkan seperti buah utrujjah, aromanya harum dan rasanya manis. Tentunya kebaikan – kebaikan tersebut ingin juga ada pada diri kita sebagai orang mu’min, ketika kita bisa mengoptimalkan diri dengan Al Qur’an. Tilawah Al Qur’an adalah salah satu upaya yang efektif dan mudah untuk memperoleh ruh Al Qur’an. Sehingga ruh kita penuh dengan muatan ayat-ayat Allah SWT. yang menjadikannya kuat dalam mengarungi kehidupan di dunia. Namun kebanyakan orang hanya mampu bertilawah dengan waktu yang sedikit dan singkat. Padahal untuk bisa memperoleh semua kebaikan dari Al Qur’an dibutuhkan interaksi yang sangat banyak termasuk juga pada kuantitas dan kualitas tilawah yang baik. Untuk mendapatkan kuantitas tilawah Al Qur’an yang baik ( minimal 1 juz perhari ) akan menjadi kendala bagi mereka yang kualitas tilawahnya masih sangat minim. Oleh karenanya perlu disadari oleh kita semua sebagai muslimin/ah pentingnya bimbingan agar kualitas tilawah dapat diperbaiki sehingga mahir bertilawah Al Qur’an. Atas dasar diatas tentunya semua ingin mewujudkan hal tersebut pada diri kita dengan bekal maksimal, bekal ruhiyah, bekal fikriyah, maaliyah dan amaliyah. Oleh karena itu kami mengajak kaum muslimin/ah untuk bergabung menjadi bagian bersama kami dalam rangka perbaikan tilawah Al Qur’an dan salah satu upaya memasyarakatkan Al Qur’an. Semoga tujuan baik ini bisa menghantakan kita menjadi ” manusia terbaik dengan Al Qur’an ”. II. Dasar Pemikiran ”Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah maha luas, maha mengetahui”. ( Al Baqoroh : 261 ) ” Sebaik – baik manusia adalah yang belajar dan mengajarkan Al Qur’an ” ( HR. Bukhori ) III. Profil Lembaga Lembaga Tahfizhul Qur’an ( LTQ ) Jauharul Iman adalah lembaga dengan main focus mengakrabkan diri, masyarakat kepada Al Qur’anul Kariim. LTQ Jauharul Iman merupakan sub – organisasi dari Yayasan Sanggar Ilmu ( YSI ) yang bergerak dibidang pendidikan dan sosial. LTQ Jauharul Iman yang lebih dikenal dengan LTQ JI, didirikan bulan November 2006 M / 27 Syawwal 1427 H di wilayah Johar Baru Jakarta Pusat. Pimpinan pertama adalah Ustadz. Nana Sumpena, S.Pd.I Al Hafizh ( 2006 – 2007 ). Kemudian dilanjutkan oleh Ustadz Hardiansyah ( 2008 – sekarang ). Awal mula berdirinya lembaga ini adalah follow up dari kegiatan Dauroh Al Qur’an yang dilaksanakan oleh Yayasan Sanggar Ilmu ( YSI ) pada 4 Ramadhan 1427 H di Masjid Jami’ Al Isro’ Johar Baru Jakarta Pusat. Awal pendirian seluruh aktifitas kegiatan belajar mengajar sementara diselenggarakan di Masjid Jami’ Al Isro’. Seiring bertambahnya jumlah peserta dan pertimbangan eksistensi lembaga, maka dipandang perlu adanya lokasi tetap sebagai basis belajar mengajar. Maka lokasi belajar sekaligus sekretariatan LTQ JI dipindahkan ke Musholla Al Iman Jl. Johar Baru IV Rw 05 Johar Baru Jakarta Pusat. Seiring begitu besarnya animo masyarakat Johar Baru Jakarta Pusat dan sekitarnya ( Cempaka Putih, Senen, Tanah Abang ) akan kebutuhan Al Qur’an dan tersebarnya aktifitas lembaga ini menambah peminat untuk menjadi peserta sehingga perkembangannya terasa signifikan. Bahkan peserta LTQ JI ada yang terjauh berasal dari Cibitung dan Jati Bening Bekasi Jawa Barat. Sampai saat ini, Tahsin – Tahfizh Al Qur’an merupakan program utama dari LTQ JI itu sendiri. Tentunya harapan kita bersama, LTQ Jauharul Iman bisa lebih berkembang, maju dengan program – program yang sangat di butuhkan oleh masyarakat dan juga peningkatan kualitas SDM pengajar LTQ JI. Kini lembaga telah mengajar tidak kurang dari 120 peserta yang terentang dari berbagai tingkat usia, jenis pekerjaan, dan status sosial. IV. Tujuan  Memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam peningkatan kualitas membaca, menghafal, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al Qur’an.  Melakukan proses rekruitment dan pembinaan terhadap kader-kader Al Qur’an.  Meningkatkan syi’ar Al Qur’an.  Menumbuh kembangkan kecintaan dan semangat kebersamaan terhadap Al Qur’an.  Memasyarakatkan Al Qur’an khususnya Rosm ( tulisan ) Utsmani. V. Waktu Kegiatan  Sabtu. Jam 07.30 – 09.30 ( Wanita )  Ahad ( Minggu ). Jam 07.30 – 09.30 / 10.00 – 12.00 ( Wanita )  Ahad ( Minggu ). Jam 13.00 – 15.00 / 15.30 – 18.00 ( Pria ) VI. Sasaran  Masyarakat Johar Baru dan Jakarta Pusat  Kaum muslimin/ah berusia diatas 16 tahun VII. Program  Tahsin Tilawah Dasar  Mahir Tilawah  Tahfidzul Qur’an ( Menghafal Al Qur’an )  Kajian Pekanan Masyarakat VIII. Kepengurusan Lembaga Pembina : Yayasan Sanggar Ilmu ( YSI ) Penasehat : Ust. H. Suhartanto, S.Si Ust. Dadang Syamsudin, Lc Mudir : Ust. Hardiansyah Bendahara : Ustz. Nani Juriah, SE Tata Usaha : Rizka Mutiah Jubaedah Pengajar : Ust. Hardiansyah Ust. Muhammad Sumpena, S.Pd.I Al Hafizh Ust. Donald Hidayat Ust. Riswandi Ust. Ibnu Sa’id, Al Hafizh Ustz. Mariyani, S.Pd Ustz. Nani Juriah, SE Ustz. Nurhasanah Ustz. Wahyu, A.Md Ustz. Ivah Hudiati S.Pd Ustz. Erna Ustz. Muthmainnah

Diposkan oleh Jauharul Iman:

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.